Pada suatu hari di bulan ramadhan, ada seorang anak tidak sabar menunggu adzan maghrib dan mengeluh pada bapaknya.Anak: “Bapak, maghribnya jam berapa sich?”
Bapak: “Jam 6, sabar dong” Jawab bapaknya dengan santai.
Anak: “Kok dari tadi masih jam 3 terus.”
Bapak: “Emang kenapa?”
Anak: “Kan pengen cepet buka puasa pak, apa kita putar aja jamnya biar jam 6?”
Bapak: “Ya udah.”
Anak: “Asyikkk.” (segera memutar jarum jam sampe ke angka 6). “Pa, udah jam 6 tuh, buka puasa yok.”
Bapak: “Loh, itukan baru jam di kamar. Di ruang tamu, di ruang tengah, di kamar bapak, dan di dapur belum.”
Anak: “Oh, gitu ya pak, harus jam 6 semuanya?” Respon anak itu manggut-manggut , lalu berlari dan memutar semua jam di rumahnya.
Anak: “Bapak udah semua.” (Teriaknya girang).
Bapak: “Jam tetangga-tetang
Anak: “Lho, kok sampe jam tetangga dan masjid juga?”
Bapak: “Ya iyalah, kan harus jam 6 semuanya, baru bisa buka puasa.”
Anak: “Ya, capek deh, mending nunggu aja, ketimbang mesti capek-capek muter jarum jam se-kecamatan.”
No comments:
Post a Comment